Subscribe On E-mail

SUBSCRIBE BLOG KAMI DI EMAIL ANDA :

Our web CEO RISMAN SIMANJUNTAK

Wednesday, 26 February 2014

Fragmen Tertua di Bumi Ditemukan, Berusia Hampir 4,4 Miliar Tahun

Senin, 24 Februari 2014 | 19:33 WIB

University of Wisconsin
 Fragmen kristal zircon yang ditemukan di Jack Hills, Australia, 15 tahun lalu dikonfirmasi sebagai fragmen tertua di Bumi.

Fragmen tersebut mampu memberi petunjuk munculnya kerak Bumi, kapan Bumi mulai mendukung kehidupan, serta kapan kehidupan benar-benar muncul.

Mempelajari fragmen itu, John Valley dari Universoty of Wisconsin Madison, mengungkapkan bahwa fragmen itu berasal dari masa 4,374 miliar tahun lalu.

Usia fragmen itu ditentukan dengan metode canggih yang disebutatom probe tomography. Umur ditentukan berdasarkan massa atom timah penyusunnya.

Fragmen ini memberi petunjuk bahwa fase di mana Bumi berwujud bola dengan lautan magma lebih pendek dari yang diduga.

Sebelumnya diduga bahwa untuk berubah dari bola yang ditutupi lautan magma menjadi ditutupi lautan air, Bumi butuh 600 juta tahun.

Dengan temuan ini, diketahui bahwa fragmen itu dan kerak Bumi sudah ada sejak 4,374 miliar tahun lalu, 160 juta tahun setelah Bumi dan planet lain di Tata Surya terbentuk.

Riset ini mendukung pandangan "cool early Earth", yakni temperatur yang cukup rendah membantu munculnya air cair dan hidrosfer pada masa Hadean.

"Studi mendukung kesimpulan kami bahwa Bumi memiliki hidrosfer sejak sebelum 4,3 miliar tahun lalu," ungkap Valley seperti dikutip AFP, Senin (24/2/2014).

No comments:

Post a Comment